dampak judi

Perjudian Pkv Games Konvensional Atau Online, Tetap Terlarang

Berjudi pkv games di Indonesia rasanya sudah menjadi kegiatan yang lumrah, apalagi bagi mereka yang sudah memainkannya via judi online. Namun perjudian di Indonesia ini sudah jelas – jelas mendapatkan larangan dan bagi rakyat yang melanggar pasti akan mendapatkan hukumannya berupa kurungan penjara atau melunasi denda yang sudah ditetapkan. Sayangnya dengan hukum ini, masih banyak rakyat yang melanggar.

Tidak hanya pkv games yang dimainkan oleh para pejudi di Indonesia. Pasti juga ada game lain misalnya seperti poker, baccarat, dan lain sebagainya. Semua permainan tersebut tentu saja mendapatkan larangan, jadi tidak ada pengecualian di negara kita tentang game – game judi. Sehingga orang – orang memiliki niatan pun sebenarnya tidak bisa menggunakan alasan apapun untuk memainkan judi.

Sejarah Perjudian Di Indonesia

Dahulu tentunya pkv games belum hadir di Indonesia dan digemari oleh para pejudi. Nah sebelum masa – amsa perjudian seperti ini, pada zaman dulu sekali ada para pejudi primitif. Cara mainnya pun tidak seperti sekarang, mereka memainkannya dengan menggunakan media batu, tongkat, ataupun tulang hewan yang kemudian dimasukkan ke dalam wadah seperti mangkok lalu dikocok.

Pejudi primitif pada masa itu disebut dengan dukun dan sangat disegani oleh kelompoknya karena dianggap seperti titisan dewa yang mengerti atau bisa mengetahui masa depan. Rasa – rasanya hampir sama dengan dukun yang kita kenal sekarang ya, atau mungkin istilah dukun saat ini merupakan turunan dari pengartian pejudi primitif? Well, apapun bisa memiliki kemungkinan yang sama tingginya ya.

Larangan Judi Konvensional

Perjudian di Indonesia seperti pemain pkv games mulai mendapat perhatian dari pemerintah dari segi apapun. Maksudnya ialah dari segi dampaknya dan hal – hal lain yang pasti dianggap merugikan bagi negara. Peraturan pelarangan judi pertama di negara kita keluar dan diresmikan pada tahun 1974 yaitu Undang – Undang tentang penertiban perjudian : UU no. 7 th 1974.

Di dalam undang – undang ini, perjudian dianggap sebagai tindak kejahatan dikarenakan perjudian merupakan salah satu penyakit di kehidupan masyarakat yang mana tidak mudah diberantas. Dengan penganggapan judi sebagai tindak kejahatan ini maka ancaman hukumannya diberatkan, sebagaimana yang tercantum dalam undang – undang yang sudah berlaku.

Terbitnya Perjudian Online

Kita tau pada zaman sekarang bahwa pkv games dan serentetan game judi lainnya bisa dimainkan secara online menggunakan fasilitas internet yang kian membuat dunia semakin modern. Perjudian online sendiri pertama kali hadir di dunia pada bulan oktober tahun 1994. Adanya perjudian online ini tetap saja tidak membuat judi menjadi legal di banyak negara kecuali beberapa negara bagian Amerika Serikat, beberapa provinsi Kanada, sebagian besar negara di area uni eropa, dan beberapa negara karibia.

Perjudian online pertama ialah sebuah permainan taruhan Lotere Internasional Liechtenstein yang mana menarik perhatian para penggiat lotere di seluruh dunia. Industri perjudian ini mulai ramai dimainkan dan mendapatkan keuntungan bagi penyedianya pada abad ke – 20. Perjudian online juga menjadi bisnis yang paling populer pada saat itu dangan sangat menguntungkan di ranah bisnis internet atau bisnis onlline

Larangan Judi Online

Pkv games yang bisa dimainkan secara online ini beserta perjudian online lainnya tentu tidak luput dari perhatian pemerintah. Pastinya jajaran pemerintah tidak ingin keduluan oleh teknologi yang mana memang nyatanya lebih canggih dan kita harus beradaptasi terlebih dahulu. Dengan itu pemerintah mengeluarkan aturan tentang larangan bermain judi secara online, termuat dalam UU ITE. 

Pasal 27 ayat 2 no. 11 th 2008 UU ITE mengatur larangan para bandar atau agen judi online untuk melakukan penyebaran informasi terkait perjudian tanpa hak, dengan sangaja, dan tanpa izin kepada masyarakat umum. 

Bagi pelaku yang melanggar akan dikenakan hukuman sebagaimana yang tercantum pada pasal 45 ayat 1 UU ITE berupa hukuman pidana penjara dengan durasi paling lama 6 tahun dan/atau melakukan pembayaran denda dengan nominal paling besar Rp 1 Milyar. Dengan ancaman hukuman yang sudah jelas seperti itu, apakah anda masih memiliki niat teguh untuk memainkan judi, secara online sekalipun?